Seminar Kebangsaan Dies Natalis FISHum Ke-14

Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-14, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHum) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan seminar kebangsaan. Berlangsung Senin, 07 Oktober 2019, seminar kali ini mengangkat tema Merawat Asa Bangsa dalam Pusaran Wacana Media Massa.

Seminar kebangsaan yang berlangsung di Interactive Center FISHum, dihadiri oleh beberapa narasumber. Pertama Habib Husein Ja'far Al-Hadar alumni UIN Jakarta sekaligus pendakwah muda yang memiliki kurang lebih 2 juta followers di Instagram dan YouTube.

Narasumber yang kedua yakni Anggi Crestamia, M.Si., news reporter di Net TV yang juga merupakan alumni Prodi Ilmu Komunikasi FISHum. Narasumber yang ketiga yakni Achmad Uzair, S.IP., M.A, Ph.D. Dosen Sosiologi FISHum sekaligus ketua kantor urusan internasional UIN Sunan Kalijaga.

Dalam sambutannya, Agus Saputro, M.Si., selaku ketua panitia menjelaskan bahwa seminar kali ini mengangkat tema seputar kebangsaan dan peran media.

“Saya mengingatkan untuk diri saya pribadi bagaimana kita berada di era hari ini dalam berbangsa tidak bisa luput dari wacana kebangsaan. Nilai-nilai memang diperlukan tetapi kita juga harus mengambil posisi dan peran apalagi ditengah-tengah pusaran media,” jelasnya saat sambutan.

Menurutnya, rangkaian dies natalis Fakultas sudah dilaksanakan mulai 27 September 2019 lalu. Ada momen-momen kebangsaan yang dirayakan oleh panitia.

“Misalnya seminar pagi ini dengan tema kebangsaan dan di malam puncak nanti bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda tanggal yakni 28 Oktober 2019,” imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Dekan FISHum, Dr. Mochamad Sodik, S.Sos, M.Si., menjelaskan bahwa seminar kebangsaan kali ini memang merupakan serangkaian acara dies fishum ke-14.

“Dalam perjalanan panjang, Prodi Sosiologi sudah mendapatkan akreditasi A, Prodi Ilmu Komunikasi juga mendapatkan A, dan mohon doanya untuk prodi Psikologi juga akan mempersiapkan Re-Akreditasi,” tutur Dekan FISHum saat memberi sambutan sekaligus membuka acara.

Beliau menegaskan bahwa tema kebangsaan ini menjadi menarik, apalagi UIN Sunan Kalijaga sebagai dalah satu Perguruan Tinggi Islam Negeri memiliki peran untuk selalu menjaga nilai-nilai kebangsaan itu sendiri.

“Acara pagi ini seminar kebangsaan, mengapa kalimat ini selalu kita ulang-ulang. Karena UIN sebagai PTN Islam dan cita-cita besar pendiri UIN ingin bagaimana keislaman dan kebangsaan memiliki integrasi interkoneksi secara utuh. Maka, kami juga memiliki Pusat Studi Pancasila dan Bela Negara,” imbuhnya.

Hadir dalam seminar kali ini Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Erika Setyanti Kusumaputri, S.Psi., M.Si. Wakil Dekan Bidang Administrasi, Dr. Sabarudin, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Sulistyaningsih S.Sos., M.Si., Kepala Bagian Tata Usaha, Dra. Budhi Susilowati, M.A, Kaprodi Sosiologi Achmad Zainal Arifin, M.A., Ph.D. dan Sekprodi Sosiologi Dr. Napsiah, S.Sos., M.Si., Sekprodi Ilmu Komunikasi,Dr. Yani Tri Wijayanti, S.Sos, M.Si., dosen-dosen dan peserta secara umum. (tri)

Berita Terpopuler