Workshop on Strengthening the Road Map of Research and Outreach Program, Bentuk Usaha FISHUM Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta baru saja menggelar kegiatan Workshop on Strengthening the Road Map of Research and Outreach Program, pada Rabu (18/09) pagi. Dengan menghadirkan Dr. Vina Salviana DS., M. Si., selaku Wakil Direktur 1 Bidang Penelitian dan Pengembangan pada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang dan Reviewer Penelitian Nasional sebagai narasumber.

Kegiatan workshop dilaksanakan secara hybrid dan disiarkan langsung dari Interactive Studio FISHUM melalui platform Zoom Meeting dan live YouTube. Turut hadir pula dalam kegiatan ini, Prof. Dr. Phil. Al Makin, S. Ag., M. Ag., (Rektor UIN Sunan Kalijaga), Prof. Dr. Iswandi Syahputra, S. Ag., M. Si. (wakil rektor bidang akademik dan pengembangan lembaga), serta jajaran dekanat dan dosen FISHUM.

Sambutan sekaligus membuka Workshop on Strengthening the Road Map of Research and Outreach Program disampaikan oleh rektor UIN Sunan Kalijaga, Dr. Prof. Phil. Al Makin, S. Ag., M. Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa adanya globalisasi dan kompetisi melatih diri untuk melihat realitas. Sehingga, diperlukan cara guna mencari realitas sebagai alat untuk penelitian.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Dr. Phil. Al Makin, S. Ag., M. Ag., mengapresiasi kegiatan ini. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah untuk mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi kegiatan Pendidikan dan pengajaran, penelitian

serta Pengabdian kepada masyarakat merupakan tugas utama yang harus dilaksanakan oleh

setiap Dosen. Menurut beliau, kegiatan workshop kali ini bisa berguna untuk penguatan Road Map Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, dekan FISHUM, Dr. Mochamad Sodik, S. Sos., M. Si., mengibaratkan antara penguatan dengan pohon. Menurut beliau, penguatan merupakan suatu cara bagaimana kita dalam menanam dan menumbuhkan pohon yang rindang bahkan berbuah. Beliau juga menyebutkan bahwa penguatan tidak hanya memberi manfaat bagi diri sendiri tetapi juga kepada masyarakat luas.

Dr. Fatma Dian Pratiwi, S. Sos., M. Si., selaku ketua panitia mengatakan bahwa maksud diadakannya kegiatan ini tidak lain adalah agar nantinya kegiatan riset dan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan khususnya oleh FISHUM dapat berjalan searah dan berkesinambungan. "Penelitian dan pengabdian merupakan suatu hal yang tidak kalah penting selain pengajaran dalam Tridharma Perguruan Tinggi," jelasnya.

Selanjutnya, pemaparan materi disampaikan oleh Dr. Vina Salviana DS., M. Si. Pada kesempatan ini, beliau memberikan materi mengenai Prosedur Penyusunan Renstra dalam Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Beliau menegaskan dalam pembuatan road map, tidak serta merta langsung begitu saja, tetapi harus memperhatikan rencana strategik (renstra). Renstra menjadi pijakan awal bagaimana sebuah penelitian akan diadakan. Dalam renstra, terdapat riset unggulan yang juga harus direncanakan. "Yang menjadi unggul di universitas, maka kemudian dapat di breakdown untuk dikembangkan lagi pada pusat studi," imbuhnya. Beliau juga menambahkan bahwa Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) juga harus diperhatikan, agar nantinya hasil penelitian dapat diadopsi karena sudah adanya hilirisasi ilmu yang merupakan produk kebermanfaatan bagi masyarakat.

Selain itu, penyusunan dan penetapan program kegiatan PPM dapat dimulai dengan memikirkan isu apa yang akan digarap, baik isu global, nasional, wilayah, atau RPJM. Dalam pengabdian masyarakat, hal penting yang harus dimiliki adalah mempelajari kemampuan tentang kesehatan, kesejahteraan, dan pendidikan masyarakat, sehingga dalam pelaksanaannya dapat diisi dengan 17 agenda Pembangunan Nasional. "Mempelajari apa yang diminati oleh masyarakat merupakan suatu kekhasan dari pengabdian," jelasnya.

Melalui kegiatan ini pula disampaikan bahwa upaya menguatkan roadmap suatu riset dan pengabdian berasal dari renstra universitas yang saling bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai lini sehingga mampu menciptakan ruang untuk mengeksplorasi yang bermanfaat bagi seluruh civitas akademik. (Nabila/Tri/Tim Kreatif)