Cerita Hopyan Nazakki Saat Mengikuti Leadership and Entrepreneurship Summit di Malaysia

“Never Stop Learning, Never Stop Travelling”, begitulah kira-kira kalimat yang sangat cocok untuk disematkan kepada Zaki, mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Mahasiswa yang bernama lengkap Hopyan Nazakki tersebut akhir-akhir ini kembali menuai prestasi kancah Internasional dalam keikutsertaannya dalam program International Youth Leadership and Entrepreneurship Summit yang berlokasi di Management and Science University, Malaysia.

Program ini di prakarsai oleh sebuah yayasan internasional Youth Break the Boundaries (YBB) yang bergerak di bidang pemberdayaan dan peningkatan skill pemuda di seluruh dunia. Rangkaian program yang berlangsung dari tanggal 15-19 Agustus 2019 tersebut mengusung dua tema besar yaitu tentang Leadership dan Entrepreneurship, dua hal pokok yang menjadi bekal penting pemuda untuk menghadapi tantangan global di masa depan. Selain itu, program ini juga menjadi momentum bagi para pemuda dari berbagai latar belakang untuk bisa saling bertukar fikiran, ide dan gagasan untuk memperluas jaringan dan berkolaborasi untuk kemajuan sebuah generasi di masa mendatang.

“Setelah melakukan pengabdian mengajar di berbagai negara, melaksanakan program magang di KBRI Sofia, Bulgaria dan menjadi Presiden dari program International Summit di Istanbul, saya masih merasa kurang pengetahuan dalam berbagai lini, salah satunya adalah tentang Entrepreurship dan peningkatan kapabilitas mengenai Leadership. Untuk itu saya sangat bersyukur bisa bergabung dalam program ini, dimana saya bisa belajar banyak hal untuk pengembangan skill dan International Exposure yang saya miliki” ucap Zaki.

Lebih lanjut, dalam rangakain program ini Zaki dan delegasi-delegasi lain juga mengunjungi MaGIC (Malaysian Global Innovation & Creativity Centre) yang berlokasi di Cyberjaya, Selangor Darul Ehsan, Malaysia dalam rangka melihat langsung proses start up-start up dari seluruh dunia membangun dan mengembangkan bisnisnya di tempat ini. Salah satu contoh seperti Bukalapak dan kitabisa.com merupakan start up sukses hasil binaan dari MaGIC. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman dan ilmu pengetahuan baru bagi delegasi dalam membangun start up dan jiwa Entrepreneurship. Selain itu pada tanggal 17 Agustus 2019, Zaki dan delegasi-delegasi lain juga berkesempatan mendapat undangan khusus untuk mengikuti upacara hari kemerdekaan Indonesia di KBRI Kuala Lumpur, Malaysia.

”Sungguh pengalaman yang tak akan pernah terlupakan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia di negara lain benar-benar membuat jiwa nasionalisme saya semakin kuat dan semakin cinta akan negeri kita Indonesia” ujar Zaki.

Ditanya lebih lanjut soal kegiatan kedepan, Zaki menyampaikan bahwa di tanggal 30 September-8 Oktober 2019 ia akan berangkat ke Jepang untuk mengikuti program Cultural Echange yang berlokasi di Tokyo. Selain daripada itu, Januari 2020 akan menjadi ajang buat Zaki untuk kembali ke Turki untuk mengikuti KTT Pemuda yang bertajuk Istanbul Youth Summit 2020 berlokasi di Istanbul.

Ia berharap dari kegiatan ini bida mengasah soft skill, ia juga ingin menginspirasi dan menyebarkan energi positif kepada seluruh pemuda agar berfikir positif dan ikut andil dalam kontribusi kemajuan bangsa dan negara. Karena pada dasarnya, kontribusi terbesar yang bisa kita berikan adalah menjadi pemuda yang berkualitas untuk membangun Indonesia di masa mendatang.

“Dan saya sangat ingin merekomendasikan para mahasiswa utamanya mahasiswa UIN Sunan Kalijaga untuk mulai memberikan perhatian khusus pada program internasional seperti ini, para dosen mulai merekomendasikan mahasiswanya untuk membuat paspor. Karena hal tersebut benar-benar telah mengubah saya dalam segi kepribadian dan kualitas diri. Dan saya berharap juga, akan ada delegasi UIN Suka yang lain dalam program yang saya ikuti di Istanbul. Pendaftaran dan seleksi tersebut bisa di akses dalam website ini www.youthbreaktheboundaries.com” tutup Zaki.

Liputan Terpopuler