Yang Muda, Yang Berkarya dan Berprestasi

Menjadi mahasiswa berarti menjadi bagian dari generasi penerus bangsa. Selain sebagai pemuda, mahasiswa juga menjadi bagian dari kaum intelektual yang sejatinya memiliki tanggung jawab lebih dari pada pemuda-pemuda lainnya. Tentu hal ini bisa ia ciptakan dengan wujud karya dan prestasi. Karya yang dihasilkan diharapkan mampu berdampak kepada orang lain, masyarakat luas atau dalam ruang lingkup yang lebih besar bisa berdampak bagi bangsa dan negara.

Hal ini yang juga yang dihasilkan oleh beberapa mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga. Husni Mubarok S.Ikom salah satu alumni yang sudah menjadi konsultan Charta Politika. Beberapa mahasiswa lain yang memiliki prestasi dan karya misalnya Sitta Puteri Kumalasari mahasiswa Psikologi penerima beasiswa SAVIOR CCDIA 2018, Irfa Rezqia mahasiswa Sosiologi yang pernah meraih juara karya tulis tingkat nasional, Tsaqif Al-Adzin Imanullah salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi menjadi penulis muda serta menjadi top 5 di Duta Kampus UIN Sunan Kalijaga.

Dr. Sulistyaningsih S.Sos., M.Si menjelaskan bahwa kegiatan kali ini merupakan langkah awal untuk memotivasi mahasiswa lain dalam hal karya dan kreatifitas. “Diharapkan lahir spirit dan motivasi untuk maju. Apalagi jingle-nya FISHUM dibawah kepemimpinan Pak Dekan ialah FISHUM Muda FISHUM Terkemuka. Artinya ini menjadi ghiroh untuk melahirkan karya,” tutur Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FISHUM saat memberi sambutan sekaligus membuka acara ini.

Beliau juga menjelaskan bahwa acara ini merupakan acara yang terselenggara secara tahunan. Tahun ini merupakan tahun kedua FISHUM memberi panggung bagi mahasiswa berprestasi untuk berbagi dengan mahasiswa lainnya. Tampak tidak hadir dalam acara kali ini, Dr. Mochamad Sodik juga menitipkan salam kepada seluruh narasumber dan mahasiswa yang hadir. Beliau merasa bangga dengan adanya semangat berkarya dari mahasiswa.

Tsaqif Al-Adzin, salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi menjadi salah satu mahasiswa yang memiliki kesempatan untuk berbagi cerita tentang prosesnya berkarya. Sejak SMA, ia mengaku tertarik dengan dunia kepenulisan. Sehingga, saat dirinya menjadi mahasiswa ia juga aktif menulis. Motivasinya untuk menjadi mahasiswa yang berprestasi juga terinspirasi dengan mahasiswa FISHUM yang tahun lalu berbagi cerita proses berkaryanya di acara yang sama.

Sementara itu, Husni Mubarok S.Ikom juga berbagi motivasi kepada peserta yang hadir. Selaku alumni, Husni menjelaskan bahwa sebagai generasi milenial, mahasiswa harus mampu menjawab segala tantangan. Terutama industri 4.0 dan era disrupsi. Jadilah generasi muda bukan tunjuk tangan yang turun tangan. “Pencari solusi bukan pemaki, generasi yang berkarya bukan bermudharat, generasi tangan di atas bukan di bawah,” begitu tulisnya di saat presentasi. (tri)

Liputan Terkait

Liputan Terpopuler