Rabu, 17 Mei 2017 08:41:43 WIB Dilihat : 139 kali

Membangun sinergi antara kampus dan masyarakat memang menjadi hal yang penting. Mengingat, dalam Tri Dharma Perguruan tinggi, salah satu kewajiban bagi institusi perguruan tinggi ialah pengabdian terhadap masyarakat.

Merespon hal ini, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjalin kerjasama dengan Desa Banguntapan, Kec. Banguntapan, Kab. Bantul Yogyakarta (15/05). Bertempat di Ruang Sidang Lt. II, kerjasama ini bukanlah pertama kalinya dilakukan oleh FISHUM.

Sebelumnya, menurut data yang tercatat, MoU seperti ini juga pernah dilakukan dengan Desa Srimartani dan Desa Srimulyo Yogyakarta. Beberapa kerjasama yang dilakukan saat itu antara lainProdi Psikologi mencoba melakukan pendampingan keluarga sakinah. Mengingat terjadinya kondisi masyarakat yang tadinya masyarakat pedesaan menjadi masyarakat Pariwisata dan Industrialisasi.

Sedangkan dengan desa yang kedua yakni desa Srimartani, yang dilakukan ialah assessment calon pamong desa. Yakni bagaimana pamong yang nantinya terpilih bisa sesuai dengan harapan masyarakat.

Dr. Mochamad Sodik selaku Dekan FISHUM, menyatakan bahwa peremuan dengan pimpinan Desa Banguntapan kali ini memang bertujuan untuk membangun sinergi antar kampus dan dengan desa. “Memang kita ingin membangun sinergi antara kampus dan kampung. Selain itu, kita juga ingin mengembangkan proses kebudayaan yang melahirkan tokoh dan potensi dari desa,” Tuturnya.

Sehingga menurutnya, banyak pelajaran bagi institusi yang bisa diambil dari masyarakat serta sebaliknya. “Ada seorang budayawan mengatakan bahwa Indonesia ialah sebagian dari desa saya. Bagaimana desa bisa dibangun dengan cara profesionalisme. Assesment ini juga bagian dari profesionalisme. Kita membantu dalam proses Assesment, sehingga nanti lahir potensi-potensi yang ada,” Imbuhnya lagi.

Hal ini dibenarkan oleh Basirudin, Lurah Desa Banguntapan bahwa menurutnya masyarakat terutama Desa banguntapan sangat terbuka dalam kegiatan semacam ini. Apalagi tujuannya ingin memberdayakan masyarakat desa dan menggali potensi yang ada. “Tentu dari pihak kami mengucapkan terimakasih. Selain itu, masyarakat Banguntapan tentunya akan sangat terbuka apabila Perguruan Tinggi mampu mengimplementasikan ilmunya dan memberdayakan masyarakat kami,” Jelasnya.

Terlihat hadir pula dalam kegiatan kali ini, Dr. Sulistyaningsih, M.Si selaku WD III Bidang Kemahasiswaan, Lisnawati, M.Psi (Direktur APT), Very Julianto, M.Psi (PJ Assesment) Ismatul Izzah, M.A (Sekertaris APT) serta perangkat Desa Banguntapan Yogyakarta. (tri)

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Arsip Pengumuman
Arsip Berita
Arsip Agenda
Arsip Kolom