Jumat, 2 Juni 2017 09:10:14 WIB Dilihat : 111 kali

Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (SEMA FISHUM) menggelar Seminar Ketatanegaraan, Selasa, 23 Mei 2017. Bertempat di Convention Hall (CH) lantai I UIN Sunan Kalijaga, Seminar kali ini bertemakan “Kedaulatan Rakyat: DPR atau DPD?”

“Kami berharap dengan seminar kali ini mahasiswa mampu memahami apa yang sebenarnya terjadi. Tema ini juga terkait dengan isu mengenai DPD RI dan DPR RI yang mencuat di media. Sehingga, dalam acara ini kita bisa mengkonfirmasi apa yang sebenarnya terjadi. Baik dari pihak DPR, DPD maupun dari akademisi yang paham menganai tata hukum negara,” Ujar Asep Mahfudz selaku ketua SEMA FISHUM (23/05).

Selain itu, Prof. Dr. Ni’matul Huda S.H., M.Hum. (Dosen Hukum Tata Negara FH UII) menjelaskan bahwa dalam UU telah diatur apa saja yang menjadi hak dan kewajiban dari DPR maupun DPD. Salah satunya ialah UU yang mengatur kinerja DPD RI.

“Putusan MK dalam dalam pengujian UU No. 27/2009 tentang MD3 dam UU No. 12/2011 tentang PPP. DPD tidak hanya berhak mengusulkan RI, tetapi juga berwenang membahas RUU terkait kepentingan daerah. RUU yang menjadi kewenangan DPD antara lain otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, pembentukan dan pemekaran serta penggabungan daerah, pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya, serta yang berkaitan dengan pertimbangan keuangan pusat dan daerah,” Jelasnya.

Menurutnya lagi, antara DPD dan DPR sama-sama memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan kedaulatan rakyat. “Siapa pengemban kedaulatan rakyat? ya DPR dan DPD,” Imbuhnya lagi.

M.Y. Esti Wijayati selaku anggota DPR RI juga senada dengan Ni’matul Huda. Menurutnya DPR dan DPD memiliki peran yang sudah diatur dalam UUD 1945. “Peran DPR dan DPD sudah diatur dalam UUD 1945 yang sudah mengalami empat kali amandemen,” Tuturnya.

Bagaimanapun, peran DPR dan DPD harus berkiblat kepada tujuan Indonesia merdeka. Yang itu harus menjadi nafas dalam menentukan kebijakan. Tujuan dari kebijakan yang ditetapkan antara lain ialah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdasakan kehidupan bangsa serta yang tidak kalah penting ialah menjaga kedauatan bangsa.

Selain Ni’matul dan Esti, Naufil Istikhari sebagai moderator juga mendampingi Drs. Muhammad Afnan Hadikusumo selaku perwakilan dari DPD RI. Terlihat hadir dalam acara kali ini, Dr. Waryono Abdul Ghofur (Wakil Rektor III UIN Sunan Kalijaga), Dekan FISHUM Dr, Mochamad Sodik, Wakil Dekan II FISHUM Dr. Sabarudin, serta beberapa jajaran LKM. Baik DEMA maupun HM-PS. (tri)

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Arsip Pengumuman
Arsip Berita
Arsip Agenda
Arsip Kolom