Senin, 11 Desember 2017 08:46:39 WIB Dilihat : 49 kali

Expo Of Sosiology merupakan agenda wajib program studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga. Tahun ini expo diadakan selama 3 hari dengan berbagai rangkaian kegiatan. Dibuka dengan seminar wirausaha berbasis tradisional, pada tanggal 6/12/2017 yang dalam hal ini di narasumberi oleh ibu triati pemilik thiwul ayu di bantul. Kemudian dilanjutkan dengan sharring session wirausaha muda yakni yusuf pemilik usaha akuarium, elok ashofah dengan qudsiyah hijab, qiyan khazini dengan growming cat nya. Dan acara ini ditutup 8/12/17 dengan nigh party yang dengan guest star ring wolu.

Dalam expose 2017 kali ini mengangkat tema dengan tradisional, dengan harapannya sebagai generasi milleneal tidak melupakan budaya serta peninggalan dari leluhur. “Jelas Chotim (Peserta Ekspo)” pemuda zaman now sudah tidak banyak mengenal makanan khas zaman dahulu. Sehingga membuat para sesepuhnya semakin miris. Dengan adanya expose 2017 ini para peserta expose dapat memperkenalkan makanan khasnya yang masih berbau tradisional dengan kemasan zaman now. Sehingga harapannya para pembeli tertarik untuk mencoba dan membelinya.

Selain itu ketika melihat anak-anak muda sekarang banyak yang jadi pengusaha. Dan ini merupakan salah satu cara untuk mengembalikan marwah enterpreneurship. Jadi kegiatan expose 2017 ini merupakan kegiatan yang positif dan perlu dikembangkan. Karena sesungguhnya dengan kegiatan ini dapat memotivasi mahasiswa untuk menjadi enterpreneur diusia muda. “Jelas Hendris (Selaku ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa).

Dalam Expose 2017 diikuti oleh 10 stand dengan komposisi, sosiologi 2015, sosiologi 2017, mangrove, lab sosiologi. Adapun yang dijual masing – masing sangat berbeda yakni sesuai dengan khas daerah masing-masing. Seperti halnya produk asal palembang ada empek-empek dan tae wan, es timun asal aceh, pecel khas bantul, hijab qudsiyah, lab sosiologi, sempol ala ala, dan yang terakhir adalah barokah produk yang khusus menjual jajanan pasar atau jajanan tradisional. “Jelas Anggi (selaku divisi acara)”

Barokah produk yakni salah satu stand yang menjual jajanan khas nusantara yang saat ini generasi muda sudah banyak tidak mengenalnya. Dan yang dijual merupakan hasil karya dari olahan mereka sendiri. Adapun produknya adalah gambir khas tulungagung, karanggesing khas bantul, dodol ketan khas bantul, thiwul khas klaten, klepon, tape, srawut, gethuk, dan lain-lain.

Tidak hanya berhenti dalam stand-stand yang menjual makanan, acara ditutup dengan ningt party yang diselenggarakan di parkiran fakultas ilmu sosial dan humaniora UIN Sunan Kalijaga. Turut serta berpartisipasi dalam acara ini Tim Hadroh Al-Ikhlas dari Pondok Pesantren Nurul Ummah, Pembacaan Puisi dari Abd. Rasyid (Sosiologi 2015), dan acara ini ditutup dengan penampilan Ring Wolu. (laila chodriyah)

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Arsip Pengumuman
Arsip Berita
Arsip Agenda
Arsip Kolom