Selasa, 9 September 2014 15:27:00 WIB Dilihat : 1482 kali

Minggu 24 Agustus Jam 07.00 WIB. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta diramaikan dengan mahasiswa baru yang akan mengikuti “Singkrab OPAK 2014 (siang keakraban, Orientasi Pengenalan Akademik)”. Bahkan panitia sejak jam 06.00 WIB sudah terlihat sibuk mondar-mandir mempersiapkan segala kebutuhan yang akan dibawa pada waktu pelaksanaan singkrab. Acara ini bertujuan untuk mendekatkan hubungan emosional antar mahasiswa baru dengan panitia dan civitas lembaga kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (Fishum). Pukul 08.00 tepat semua peserta masuk ke Bus masing-masing yang telah ditentukan panita. Ada 4 (empat) bus yang dipakai oleh panitia Fishum untuk menampung sebanyak 236 peserta. Namun, semua panitia tidak ikut bus, sebagian ada yang mengendarai motor dan sebagian pula ada yang mengemudi mobil.

Masing-masing bus ada 2 (dua) PJ (penanggung jawab). PJ bertanggung jawab atas segala sesuatu yang berkaitan dengan peserta, salah satunya mengenai kesehatan peserta. Karena biasanya ada peserta yang sering pusing ketika mengendarai bus. Kebetulan bus yang dinaiki peserta OPAK Fishum adalah bus ekonomi AC (angin cendela). Ditengah perjalanan menuju pantai Sundak Yogyakarta para peserta sangat Have Fun. Mereka sambil berrnyanyi riang dan santai. Jadi, walaupun ditengah perjalanan macet, semua itu tidak terasa. Bahkan perjalanan yang biasanya hanya dapat ditempuh 1 (satu) jam menjadi 3 (tiga) jam.

Bercerita tentang pantai Sundak di Yogyakarta lokasinya dekat pantai Kukup dan pantai Baron. Dinamakan pantai sundak konon ada Asu (anjing) dan Landak keduanya bertengkar dipantai tersebut. Sehingga diberilah nama pantai tersebut, pantai Sundak (Asu dan Landak). seperti kisahnya Surabaya yakni bertengkarnya ikan Sura dan Buaya. Rombongan Singkrab Fishum sampai di pantai Sundak Pukul 11.00 WIB. Setelah turun dari bus, masing-masing PJ kelompok langsung mengkondisikan peserta kelompoknya untuk persiapan Brain Storming dengan membentuk lingkaran kecil. Ada 29 kelompok yang masing-masing kelompok di isi oleh 1 (satu) fasilitator.

Dalam lingkaran kecil tersebut fasilitator menyampaikan kepada mahasiswa baru mengenai peran dan fungsi mahasiswa. Peran mahasiswa harus berorganisasi, seorang mahasiswa tidak cukup dengan menutut ilmu di bangku kuliah saja. Karena pengetahuan dalam dunia kampus/akademik hanya 25% persen sedangkan pengetahuan 75% persen akan di dapatkan di organisasi. Akan tetapi yang disampaikan fasilitator bukan untuk memprovokasi mahasiswa baru untuk males-malesan dan meninggalkan kuliah. Namun, bagaimana keduanya dapat proporsional, artinya kuliah dan organisasi sama-sama dijalani.

Setelah Brain Storming selesai, semua peserta melaksanakan Ishoma (istirahat sholat dan makan). Selesai Ishoma, semua peserta, panitia, fasilitator dan LKM (lembaga kemahasiswaan) yang terdiri dari Senat-F, BEM-F, BEM-Sosiologi, BEM-Ilmu Komunikasi dan BEM-Psikologi, berkumpul di Pendopo Pantai Sundak. Acara tersebut diawali dengan perkenalan panitia, kemudian dilanjutkan dengan pemilihan panitia Award. Ada banyak kategori dalam pemilihan tersebut, salah satunya adalah panitia terganteng, tercantik, tergalak, terlucu, dan teraneh.

Peserta yang mengikuti acara tersebut tertawa terbahak-terbahak. Selain itu, di pendopo tersebut juga diisi dengan berbagai penampilan oleh mahasiswa baru, sehingga suasana semakin meriah. Acara terakhir di pendopo ditutup dengan rebutan kado yang sebelumnya telah di dikumpulkan kepada panitia. Suasana rebutan kado pun menambah meriahnya acara dan penuh canda tawa. Waktu sholat Ashar sudah tiba. Semua peserta dihimbau oleh panitia untuk sholat Ashar. Setelah sholat Ashar acara dilanjutkan dengan senang-senang dan mandi ke pantai. Antara peserta dan panitia pun terjadi aksi saling jebur menjebur. Suana kejar-mengejar sambil tertawa juga terlihat di setiap sudut Pantai Sundak.

Menjelang matahari terbenam semua peserta dihimbau untuk mandi dan menghentikan segala aktifitasnya. Semua peserta beranjak kembali ke kampus Uin Sunan Kalijaga. Suasana jalanan masih tetap terlihat macet. Sehingga sangat mengganggu aktifitas perjalanan. Perjalananpun kembali ditempuh selama tiga jam dan sampai ke kampus pukul 20.30 WIB. Ditengah perjalanan pulang semua peserta sudah tidak seheboh waktu pemberangkatan. Suasana di dalam bus sudah sepi dan sunyi, karena peserta banyak yang kecapean, maka tidak heran jika suasana di dalam bus banyak yang tidur.

Ditengah perjalanan pulang ada tempat wisata menarik yang harus dilihat oleh mahasiswa baru, yaitu wisata BB (Bukit Bintang) semua peserta yang tidur dibangunkan dari tidurnya yang nyenyak untuk melihat keindahan panorama Bukit Bintang. Peserta yang ada di dalam bus tercengang melihat keindahannya. Karena saat membuka mata dari tidurnya mereka melihat sesuatu yang tidak pernah mereka lihat, ibarat melihat sebuah penggalan surga. Sunguh luar biasa indahnya panorama wisata Bukit Bintang. Yogyakarta memang kaya dengan pariwisatanya dan Yogyakarta memang tetap Istimewa.

Hendris

Mahasiswa Program Studi Sosiologi

Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora

Universitas Islam Negeri Sunan KalijagaYogyakarta.

Alamat Domisili : Perum Polri gowok Blok F3 No 70/300 Sleman Yogyakarta,

Kolom Terkait

Kolom Terpopuler

Arsip Pengumuman
Arsip Berita
Arsip Agenda
Arsip Kolom