Siap Submit Akreditasi Internasional, FISHUM Gelar Workshop on How to Designing Internationalized Semi Annual Learning Plan

Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta baru saja menggelar Workshop on How to Designing Internationalized Semi Annual Learning Plan pada Kamis (17/06) pagi. Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Penjamin Mutu dan seluruh dosen FISHUM, dengan mendatangkan Dr. Leni Sophia Heliani dari Fakultas Teknik UGM sebagai narasumber. Kegiatan workshop ini dilaksanakan secara hybrid yang disiarkan langsung dari Ruang Studi FISHUM melalui platform Zoom Meeting.

Sara Palila, S. Psi., M. A., Psi., selaku ketua panitia menyebutkan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mengembangkan RPS sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan di Internasional. Beliau juga berharap agar kegiatan ini bermanfaat dalam membantu submit proses FIBAA pada 2 prodi di FISHUM.

Senada dengan ketua panitia, Dekan FISHUM, Dr. Mochammad Sodik, S. Sos., M. Si, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu tahap dalam proses Internasionalisasi. “Proses Internasionalisasi adalah tekad, tantangan, dan kebutuhan yang harus segera kita penuhi,” ungkapnya.

Sambutan selanjutnya sekaligus membuka rangkaian acara Workshop on How to Designing Internationalized Semi Annual Learning Plan, disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang I UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Iswandi Syahputra, S.Ag.,M.Si. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa bahwa UIN Sunan Kalijaga mempunyai skema rekognisi Internasional yang mana keberpihakan pimpinan menjadi salah satu elemen penting. Digelarnya kegiatan ini dinilai sebagai hal yang memiliki pengaruh cukup tinggi dalam penyusunan RPS berstandar Internasional.

Acara dilanjut dengan pemaparan materi oleh Dr. Leni Sophia Heliani. Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa dalam menyusun RPS standar Internasional harus sesuai dengan Outcomes Based Education (OBE). “Saat penyusunan RPS, fokus penyusunan dalam penyesuaian outcome,” tegasnya. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa penilaian OBE terfokus pada pemenuhan CPMK. Penggunaan strategi SMART dinilai sebagai strategi yang tepat dalam perumusan CPMK dan CPL untuk penyusunan RPS Internasional.

Dalam kesempatan ini pula, beliau memberikan sharing pengalaman dalam penyusunan RPS Internasional. “Yang membedakan RPS Internasional dengan KKNI terletak pada proses dan outcome,” imbuhnya. (nabila/tim kreatif)