Dilihat 0 Kali

07_989_WhatsApp Image 2026-05-12 at 09.10.51.jpeg
Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Laksanakan Penandatanganan MoU dan Benchmarking ke Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus

Selasa, 12 Mei 2026 13:29:00 WIB

Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Laksanakan Penandatanganan MoU dan Benchmarking ke Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora melaksanakan kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding/MoU serta benchmarking dengan Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Grha Wiyata Lantai 5 UNTAG Surabaya sebagai bagian dari upaya penguatan jejaring kelembagaan dan pengembangan akademik, khususnya dalam inisiasi pendirian program studi jenjang magister bidang psikologi.

Rombongan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Rama Kertamukti, bersama tim inisiasi pendirian program profesi psikologi, yaitu Miftahun Ni’mah Suseno, S.Psi., M.A., Psikolog, Handy Aulia Zharfani, M.Psi., Psikolog, dan Krysna Yudy Nusantari, M.Psi., Psikolog. Kehadiran tim ini menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam memperkuat kesiapan akademik, kelembagaan, sumber daya manusia, serta tata kelola program studi yang relevan dengan kebutuhan pengembangan ilmu psikologi dan layanan psikologis profesional.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan diterima langsung oleh jajaran pimpinan Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, yaitu Dekan Fakultas Psikologi, Dr. Diah Sofiah, M.Si., Psikolog; Ketua Program Studi Magister Psikologi, Dr. Dyan Evita Santi, M.Si., Psikolog; Ketua Program Studi Profesi Psikologi, Dr. Andik Matulessy, M.Si., Psikolog; serta Sekretaris Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi, Elza Kusumawati, M.Psi., Psikolog.

Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam membangun kerja sama antarlembaga pendidikan tinggi, terutama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kurikulum, serta peningkatan kualitas tata kelola akademik. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada aspek administratif, tetapi juga menjadi dasar bagi kolaborasi substantif yang mendukung penguatan mutu akademik dan profesionalisme lulusan.

Selain penandatanganan MoU, kegiatan benchmarking difokuskan pada pertukaran pengalaman dan praktik baik dalam penyelenggaraan program magister dan pendidikan profesi psikologi. Diskusi mencakup berbagai aspek penting, antara lain desain kurikulum, struktur kelembagaan program studi, mekanisme penjaminan mutu, kesiapan dosen dan tenaga kependidikan, tata kelola praktik profesi, sistem pembimbingan akademik, serta strategi pengembangan jejaring dengan lembaga mitra.

Fakultas Psikologi UNTAG Surabaya dipandang sebagai mitra yang relevan dalam proses benchmarking karena memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan pendidikan psikologi pada jenjang magister dan profesi. Melalui forum ini, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora memperoleh berbagai masukan mengenai standar akademik, regulasi, serta kebutuhan kelembagaan yang perlu dipersiapkan secara matang dalam proses pendirian program studi baru.

Dr. Rama Kertamukti menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar institusional untuk memperkuat arah pengembangan fakultas secara berkelanjutan. Menurutnya, pendirian program studi jenjang magister di bidang psikologi memerlukan persiapan komprehensif, baik dari aspek akademik, kelembagaan, maupun relevansi sosial. Oleh karena itu, pembelajaran dari institusi yang telah memiliki pengalaman menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa proses perintisan berjalan sesuai prinsip mutu dan akuntabilitas pendidikan tinggi.

Sementara itu, tim inisiasi pendirian program profesi psikologi menekankan pentingnya integrasi antara pengembangan keilmuan, kebutuhan masyarakat, dan standar profesional psikologi. Pendirian program studi tidak hanya dimaknai sebagai perluasan layanan pendidikan, tetapi juga sebagai kontribusi fakultas dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik, etika profesi, serta kepekaan terhadap dinamika sosial-kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, kedua fakultas diharapkan dapat mengembangkan kerja sama yang berkelanjutan, baik dalam bentuk kolaborasi akademik, pertukaran narasumber, penguatan penelitian bersama, maupun pengembangan kapasitas kelembagaan. Penandatanganan MoU dan benchmarking ini menjadi momentum penting bagi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora dalam memperkuat fondasi pendirian program studi magister psikologi yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan diskusi kelembagaan dan penjajakan tindak lanjut kerja sama antara kedua belah pihak. Hasil benchmarking ini akan menjadi salah satu rujukan penting dalam penyusunan dokumen akademik, pemetaan kebutuhan sumber daya, serta perumusan strategi pengembangan program studi di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora.