Dilihat 0 Kali

07_554_inomliter 1.jpeg

Kamis, 21 Mei 2026 15:59:00 WIB

[SIARAN PERS] Dosen dan Kolaborator FISHUM Raih Hibah Indonesia Bangkit untuk Riset Literasi Kebencanaan Berbasis Kearifan Lokal

Fakultas Ilmu Sosial Humaniora (FISHUM) menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas ditetapkannya tim peneliti yang dipimpin oleh Dr. Astri Hanjarwati, M.A. sebagai penerima Hibah Indonesia Bangkit melalui riset berjudul “Inovasi Media Literasi Kebencanaan Berbasis Kearifan Lokal untuk Penguatan Implementasi Kebijakan Pengurangan Risiko Bencana di Indonesia.”

Tim riset ini diketuai oleh Dr. Astri Hanjarwati, M.A. dengan anggota peneliti yang terdiri atas Dr. Fatma Dian Pratiwi, M.Si., Tasril Mulyadi, S.Pd. dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Assoc. Prof. Dr. Indra Yohanes Kiling yang merupakan staf pengajar di Taylor's University. Penelitian ini juga didukung oleh Fanesa Oktavia, S.I.Kom sebagai asisten peneliti.

Riset tersebut berfokus pada pengembangan inovasi media literasi kebencanaan yang memanfaatkan nilai-nilai kearifan lokal sebagai strategi penguatan implementasi kebijakan pengurangan risiko bencana di Indonesia. Pendekatan ini dinilai penting mengingat Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi serta memiliki keragaman budaya lokal yang dapat menjadi modal sosial dalam membangun ketangguhan masyarakat.

Ketua tim peneliti, Dr. Astri Hanjarwati, M.A., menyampaikan bahwa penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan model komunikasi dan media literasi kebencanaan yang lebih kontekstual, partisipatif, serta mampu menjangkau masyarakat secara lebih efektif melalui pendekatan budaya lokal.

“Literasi kebencanaan tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat memahami, memaknai, dan mengimplementasikan pengetahuan kebencanaan sesuai konteks budaya dan lingkungan sosialnya,” ujarnya.

Pencapaian ini menjadi prestasi membanggakan, tidak hanya bagi seluruh personel tim peneliti, tetapi juga bagi Fakultas Ilmu Sosial Humaniora secara umum. Keberhasilan memperoleh hibah kompetitif ini menunjukkan komitmen akademisi dalam menghasilkan riset yang relevan, kolaboratif, dan berdampak bagi masyarakat luas, khususnya dalam isu mitigasi dan pengurangan risiko bencana.

Fakultas Ilmu Sosial Humaniora berharap penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam penguatan kebijakan kebencanaan nasional sekaligus memperluas jejaring kolaborasi akademik lintas institusi dan lintas negara.

— Selesai —