Workshop Penyusunan OBE (Outcome Based Education)

Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta baru saja menyelenggarakan Workshop Penyusunan OBE (Outcome Based Education) yang terbagi menjadi dua panel session. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu pagi (7/4), disiarkan langsung dari Ruang Studio FISHUM melalui platform Zoom Meeting dan Live Youtube. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dosen di lingkungan FISHUM dengan menghadirkan Dr. Shofwatul ‘Uyun, S. T., M. Kom. (Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), Salim Athari, S. Kom dan Adi Wirawan, M. Cs (Staff PTIPD UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) sebagai narasumber.

UI Ardaninggar Luhtitiani, S. Sos., M. A., selaku ketua panitia menyampaikan bahwa OBE ini adalah program unggulan dari FISHUM. Beliau juga menyampaikan bahwa FISHUM perlu mempersiapkan diri menuju submit FIBA untuk prodi Sosiologi dan prodi Ilmu Komunikasi, dan persiapan menuju AL untuk prodi Psikologi. "Persiapan yang harus dilakukan dengan segera adalah pengimplementasian OBE," ungkapnya.

Sambutan selanjutnya sekaligus membuka acara Workshop OBE disampaikan oleh Dekan FISHUM, Dr. Mochamad Sodik, S. Sos,. M.Si. Beliau menyampaikan bahwa hal ini merupakan tantangan tersendiri bagi rumpun ilmu sosial. Namun beliau yakin dalam tradisi ilmu sosial dan humaniora, menghadapi OBE untuk menyongsong masyarakat modern dan kurikulum merdeka. "Karena tuntutan zaman, kita siap diukur, dinilai, dan dievaluasi," imbuhnya.

Dalam paparannya, Dr. Shofwatul ‘Uyun, S. T., M. Kom., menyampaikan bahwa implementasi OBE harus segera dilakukan. Beliau mengatakan bahwa, "Ruhnya untuk go international ada di OBE." OBE merupakan sistem pendidikan yang fokus pada usaha bahwa mahasiswa berhasil mencapai capaian yang telah ditetapkan. Tujuan dari OBE adalah untuk mengukur capaian dari pembelajaran dimana hal ini sangat berkorelasi dengan kurikulum, materi perkuliahan, dan metode perkuliahan. Menurutnya, capaian yang harus ada dalam menyusun kurikulum adalah sikap, pengetahuan, dan keterampilan. "Orientasi yang dilihat dari OBE adalah hasil belajar, bukan proses belajar," ungkapnya.

Panel session kedua, disampaikan oleh Salim Athari, S. Kom. Beliau menyampaikan bahwa OBE merupakan pendidikan berbasis Capaian Pembelajaran, yang mana indikasi terkait Capaian Pembelajaran telah disusun dalam Perpres No. 8 tahun 2018. Dalam paparannya, beliau juga menyampaikan proses, keselarasan, dan tinjauan akreditasi OBE. Masih dalam sesi kedua, Adi Wirawan, M. Cs., memberikan penjelaskan terkait pengaplikasian OBE dalam Sistem Informasi Akademik yang meliputi Pengisian CPMK, Pengisian Asesmen, Penilaian Asesmen, dan Hasil Pengisian Nilai. Acara Workshop OBE diakhiri dengan sesi tanya jawab dari peserta workshop. (Nabila/Tim Kreatif)