Syaifuddin, Mahasiswa Sosiologi Raih Juara Kompetisi Debat Pendidikan Antar Mahasiswa Se-Indonesia

Syaifuddin (kiri) mahasiswa Sosiologi yang Raih Juara III dalam lomba debat bersamanya tim-nya.
Syaifuddin Sholeh Tsani, mahasiswa Prodi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta bersama tim merain juara III dalam kompetisi debat pendidikan antar mahasiswa se-Indonesia. Debat yang ia ikuti bertemakan “Inovasi Pendidikan Dalam Mewujudkan SDM Unggul Indonesia Maju” yang diadakan oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah IAIN Madura.
Kompetisi Debat tersebut diikuti oleh 20 Tim yang berasal dari 15 universitas dari berbagai daerah di Indonesia, dan termasuk satu Tim dari tuan rumah sebagai swing team. Universitas yang menjadi peserta kompetisi tersebut yaitu Universitas Sumatera Utara (USU), IAIN Samarinda, UIN Syarif Hidayatullah, Universitas Brawijaya, UIN Sunan Ampel, UIN Maulana Malik Ibrahim, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Jember, IAIN Kediri, IAIN Jember, dan Universitas Muhammadiyah Malang.
Setiap tim terdiri dari tiga personel, masing-masing sebagai pembicara 1, 2, dan 3. Tim UIN Sunan Kalijaga diwakili oleh Rahmatika Monati (FSH) sebagai pembicara 1, Zais Mubarok (FITK) sebagai pembicara 2, dan Syaifuddin Sholeh Ts (FISHUM) sebagai pembicara 3. Masing-masing personel tim UIN Sunan Kalijaga menempati posisi dan menyampaikan gagasan sesuai dengan paradigma keilmuannya masing-masing.
Setelah melakukan pendaftaran dan topik perdebatan sudah dirilis oleh panitia penyelenggara, Tim UIN Sunan Kalijaga terlebih dahulu menyusun komposisi personel. Kesibukan yang dimiliki oleh masing-masing personel menjadi kendala yang membuat latihan menjadi sangat minim dan tidak optimal. Hanya ada sekali latihan tatap muka, dan tiga kali latihan daring menggunakan aplikasi zello. Meskipun demikian, alhamdulillah dengan keyakinan dan strategi yang maksimal, bisa menghantarkan tim UIN Sunan Kalijaga menempati posisi ke 3 (juara 3) dari kompetisi tersebut.
Rangkaian acara dalam kompetisi tersebut dimulai dengan Technical Meeting pada 9 Maret dan dilanjutkan dengan babak penyisihan pada 10 Maret lalu babak semi final dan final pada 11 Maret. Tim UIN Sunan Kalijaga berangkat dari terminal Giwangan Yogyakarta pada 9 Maret pukul 18.00, sehingga tidak berkesempatan mengikuti technical meeting dan tiba di Pamekasan Madura pada 10 Maret pukul 05.00 pagi. Keterlambatan pemberangkatan tersebut dikarenakan izin perkuliahan yang cukup ketat.
Hari pertama kompetisi, tanggal 10 Maret, Tim UIN Sunan Kalijaga mendapatkan urutan tampil ke 10, sekitar pukul 16.30 sore dengan topik “Sertifikasi Menjamin Kualitas Guru” pada posisi kontra dengan lawan debat dari IAIN Jember. Pada babak ini, penilaian dilakukan dengan mekanisme scoring dan Tim UIN Sunan Kalijaga berhasil menduduki peringkat ke dua dari 20 tim, dibawah Universitas Jember. Dengan demikian tim UIN Sunan Kalijaga berhak untuk masuk ke babak 8 besar.
Pada hari selanjutnya, 11 Maret, Tim UIN Sunan Kalijaga berhadapan dengan Universitas Negeri Semarang (Tim B) pada babak 8 besar dengan topik perdebatan “Home Scholing Berdampak Pada Perkembangan Mental Anak” dengan menempati posisi pro. Pada babak 8 besar tersebut masih menggunakan sistem yang sama dengan babak penyisihan yaitu scoring. Tim UIN Sunan Kalijaga berhasil menempati peringkat ke tiga dibawah Universitas Sumatera Utara dan Universitas Negeri Semarang (Tim A). Dengan demikian Tim UIN Sunan Kalijaga berhak untuk melanjutkan ke babak semi final.
Pada babak semi final, Tim UIN Sunan Kalijaga bertemu dengan Tim Universitas Negeri Semarang (Tim A) dengan topik “Program Akselerasi Dapat Mengembangkan Mental Anak” dan berada pada posisi Pro. Hasil dari babak semi final tim UIN Sunan Kalijaga harus terhenti dan hanya dapat melanjutkan pada perebutan juara 3 dan harapan 1. Pada babak perebutan juara 3, Tim UIN Sunan Kalijaga bertemu dengan Tim Universitas Negeri Semarang (Tim B) dengan topik “Lulusan MPI Bisa Menjadi Tenaga Pendidik” dengan posisi kontra. Pada akhir perlombaan diumumkan bahwa Tim UIN Sunan Kalijaga meraih juara 3, sementara juara 1 diraih oleh Universitas Sumatera Utara dan juara 2 diraih oleh Universitas Negeri Semarang.