Jakarta — Dr. Astri Hanjarwati, M.A. selaku ketua tim riset penerima dana
hibah Kementrian Agama dan LPDP, melakukan kunjungan akademik ke Badan Nasional
Penanggulangan Bencana, khususnya pada unit Pusat Data dan Informasi
(Pusdatin), guna memperdalam pemahaman mengenai sistem pengelolaan data
kebencanaan nasional yang terintegrasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi,
dan Geofisika.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas akademik dan
riset di bidang komunikasi kebencanaan, literasi mitigasi bencana, serta
pengembangan inovasi media berbasis data. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Astri
memperoleh pemaparan mengenai mekanisme pengumpulan, pengolahan, dan distribusi
data kebencanaan yang dilakukan secara terintegrasi antar lembaga.
Pihak Pusat Data dan Informasi BNPB menjelaskan bahwa integrasi data
dengan BMKG menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung sistem peringatan
dini, pemetaan risiko, serta pengambilan keputusan cepat dalam situasi darurat
bencana. Sistem tersebut memungkinkan sinkronisasi informasi cuaca, gempa bumi,
hingga potensi bencana hidrometeorologi yang dapat diakses secara lebih cepat
dan akurat.
Dr. Astri Hanjarwati, M.A. menyampaikan bahwa pengalaman tersebut
memberikan wawasan baru mengenai pentingnya penguatan ekosistem data dalam
komunikasi kebencanaan di Indonesia.
“Integrasi data kebencanaan menjadi aspek yang sangat penting dalam
mendukung mitigasi dan respons bencana yang lebih efektif. Kolaborasi antar
lembaga seperti BNPB dan BMKG menunjukkan bagaimana teknologi dan data dapat
menjadi fondasi dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat,” ungkapnya.
Kunjungan ini juga membuka peluang kolaborasi akademik dan pengembangan
riset terkait literasi kebencanaan, pemanfaatan media digital, serta strategi
komunikasi risiko bencana berbasis data dan kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi sinergi yang lebih kuat antara
dunia akademik dan lembaga pemerintah dalam menghasilkan inovasi kebijakan
maupun edukasi publik terkait pengurangan risiko bencana di Indonesia.