Dilihat 0 Kali

07_122_workshop penyusunan RPS OBE dan OBA.jpeg

Selasa, 18 Agustus 2026 11:35:00 WIB

Perkuat Siklus Penjaminan Mutu, FISHUM Gelar Workshop Review dan Penyusunan RPS Berbasis OBE-OBA

YOGYAKARTA – Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan Rubrik Asesmen berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan Outcome-Based Assessment (OBA) pada Selasa (18/8). Bertempat di Conference Room Lt.1 FISHUM, kegiatan ini digelar sebagai bagian integral dari siklus penjaminan mutu, khususnya pada pemenuhan standar pendidikan dan pengajaran fakultas.

Acara dibuka secara langsung oleh Dekan FISHUM UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Erika Setyanti Kusumaputri, S.Psi., M.Si. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya komitmen seluruh tenaga pendidik dalam merancang dokumen perkuliahan yang aplikatif. “Kami berharap workshop RPS ini bisa menghasilkan output dan outcome yang bisa langsung diterapkan, termasuk hingga rubrik penilaian,” ujar Prof. Erika.

Dipandu oleh Sabiqotul Husna, M.Sc., selaku moderator, lokakarya ini menghadirkan dua narasumber ahli di bidang kurikulum, yakni Prof. Ir. Eko Liquiddanu, S.T., M.T. dari Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPPMP) Universitas Sebelas Maret (UNS) serta Dr. Ruspita Rani Pertiwi, S.Psi., M.M. selaku Koordinator Pusat Kurikulum dan Pembelajaran di Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sunan Kalijaga.

Dalam materi intinya, Prof. Eko membedah pentingnya pergeseran paradigma dari Teacher-Centered Learning (TCL) menuju Student-Centered Learning (SCL). Ia menjelaskan bahwa perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) harus terukur menggunakan taksonomi Bloom, di mana metode pembelajaran dan sistem asesmen di dalam RPS wajib memiliki keselarasan (constructive alignment). Materi ini kemudian diperkuat oleh Dr. Ruspita yang menyoroti urgensi penyusunan rubrik asesmen yang obyektif dan tepat sasaran bagi capaian mahasiswa.

Guna memastikan implementasi materi berjalan maksimal, kegiatan dilanjutkan dengan praktik penyusunan RPS dan evaluasi dokumen secara langsung. Kedua narasumber secara komprehensif mereview contoh RPS yang diajukan oleh enam program studi di lingkungan FISHUM, yang mencakup prodi tingkat sarjana (S1 Ilmu Komunikasi, S1 Psikologi, S1 Sosiologi) dan magister (S2 Media dan Komunikasi, S2 Psikologi, S2 Sosiologi). Melalui proses bedah kasus dan koreksi bersama ini, seluruh dosen diharapkan mampu merumuskan dokumen pembelajaran yang lebih adaptif, terstandar, dan berorientasi pada kompetensi masa depan lulusan. (K.Ind)