Dilihat 0 Kali

07_666_WhatsApp Image 2026-08-21 at 08.20.47.jpeg
560 Kalijaga Muda FISHUM Resmi Menapaki Gerbang Baru melalui PBAK 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 08:15:00 WIB

560 Kalijaga Muda FISHUM Resmi Menapaki Gerbang Baru melalui PBAK 2026

Sebanyak 560 mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memulai langkah baru dalam perjalanan akademik mereka melalui kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026. Mengenakan jaket almamater untuk pertama kalinya menjadi penanda awal transformasi mereka dari pelajar menjadi mahasiswa sekaligus bagian dari keluarga besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Mengusung tema “Mengukir Pradipta, Berpijar dalam Cakrawala”, PBAK 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu, 19 Agustus hingga Jumat, 21 Agustus 2026. Tema tersebut merepresentasikan proses mahasiswa dalam mengukir nalar, karakter, dan kesadaran diri hingga melahirkan kecemerlangan berpikir atau pradipta. Cahaya tersebut diharapkan tidak berhenti pada diri sendiri, tetapi terus berpijar, memperluas cakrawala, serta memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Rangkaian hari pertama PBAK diawali dengan berkumpulnya seluruh mahasiswa baru FISHUM bersama ribuan Kalijaga Muda dari berbagai fakultas di Laboratorium Keagamaan UIN Sunan Kalijaga pada pukul 07.30 WIB. Kegiatan dimulai dengan Salat Dhuha berjamaah, dilanjutkan tausiyah pagi oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, S.Ag., M.A., M.Phil., Ph.D., sebagai bekal spiritual bagi mahasiswa baru dalam mengawali perjalanan akademik.

Setelah itu, mahasiswa bergerak menuju Gedung Multi Purpose untuk mengikuti pembukaan resmi PBAK yang dimulai pukul 08.50 WIB. Acara dipandu oleh dua Duta Kampus, Ahmad Murtaji Rahmatillah dan Mahida Az Zahra. Rangkaian seremonial dibuka dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh Salmi Ashri Khairiza, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne UIN Sunan Kalijaga yang dipimpin oleh Novi Ramadhani sebagai dirigen. Sejumlah sambutan disampaikan oleh Akhmad Abdillah selaku Ketua PBAK Universitas, Dr. Saifuddin, S.H.I., M.S.I. selaku Ketua Panitia Dosen, Diaz Habibie Rahman selaku Ketua DEMA Universitas, serta Prof. Dr. Abdur Rozaki, S.Ag., M.Si. selaku Wakil Rektor III UIN Sunan Kalijaga. Rangkaian sambutan tersebut membawa pesan yang sama kepada para mahasiswa baru: selamat datang di lingkungan perguruan tinggi dan bersiap menjalani proses transformasi akademik maupun personal.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Noorhaidi Hasan menyampaikan bahwa PBAK 2026 diikuti oleh kurang lebih 5.711 mahasiswa baru UIN Sunan Kalijaga yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, dari Aceh hingga Papua, serta sejumlah mahasiswa dari luar negeri. Dari jumlah tersebut, 560 mahasiswa baru merupakan bagian dari keluarga besar FISHUM. Rektor menegaskan bahwa hari pertama mengenakan jaket almamater bukan semata-mata sebuah seremoni, melainkan momentum dimulainya transformasi dari pelajar menjadi pembelajar, dari siswa menjadi mahasiswa, serta dari penerima pengetahuan menjadi individu yang mampu memproduksi ilmu pengetahuan. Mahasiswa didorong untuk mengembangkan cara berpikir logis, kritis, dan kreatif serta membangun karakter sebagai calon sarjana yang berintegritas dan berakhlak mulia.

“Jangan hanya menjadi penonton bagi perubahan, jadilah aktor utama yang siap mengawal dan menaklukkan masa depan,” pesan Rektor kepada ribuan mahasiswa baru yang memenuhi Gedung Multi Purpose.

Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan simbolis mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Momentum tersebut diiringi doa bersama yang dipimpin oleh Najwa Febriyani Manan Majid. Memasuki sesi materi, para mahasiswa baru mengikuti diskusi bertajuk “Moderasi Beragama dalam Bingkai Kebangsaan dan Keislaman”. Sesi yang berlangsung selama 60 menit tersebut menghadirkan Prof. Dr. Abdur Rozaki, S.Ag., M.Si. selaku Wakil Rektor III, Diaz Habibie Rahman selaku Ketua DEMA Universitas, dan Sofia Nurul Husna selaku Duta Kalijaga Changemaker. Moderasi beragama menjadi salah satu nilai penting yang diperkenalkan kepada mahasiswa baru sejak awal kehidupan kampus. Dalam konteks UIN Sunan Kalijaga sebagai kampus yang mengembangkan paradigma integrasi-interkoneksi, mahasiswa didorong untuk memahami keberagaman sekaligus membangun sikap terbuka, moderat, dan bertanggung jawab dalam kehidupan akademik maupun sosial.

Suasana kegiatan semakin cair ketika mahasiswa mengikuti sesi ice breaking yang dipandu Divisi Acara Universitas. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun keakraban di antara mahasiswa baru FISHUM yang berasal dari berbagai daerah dan latar belakang. Rangkaian kegiatan selanjutnya diisi dengan dua agenda sosialisasi penting, yakni kampanye pencegahan kekerasan seksual dan anti-bullying oleh Pusat Layanan Terpadu (PLT), serta edukasi mengenai bahaya narkotika yang disampaikan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Kedua sesi dilengkapi dengan diskusi dan tanya jawab sehingga mahasiswa memperoleh ruang untuk berinteraksi langsung dengan para narasumber. Setelah seluruh agenda hari pertama selesai, mahasiswa baru FISHUM diarahkan kembali menuju gedung fakultas. Hari pertama PBAK 2026 menjadi awal bagi mereka untuk mengenal budaya akademik, nilai-nilai kelembagaan, serta lingkungan sosial yang akan menjadi bagian dari perjalanan selama menempuh pendidikan di UIN Sunan Kalijaga. Dengan semangat Anantara Pradipta, sebanyak 560 Kalijaga Muda FISHUM kini resmi memulai perjalanan baru. Seperti cahaya yang terus berpijar, mereka diharapkan mampu mengembangkan potensi diri, memperluas cakrawala pengetahuan, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.(Kreatif)