MALANG – Fakultas Ilmu
Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali
melaksanakan agenda benchmarking kelembagaan. Kali ini, rombongan
fakultas mengunjungi Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
pada Kamis, 11 Juni 2026. Pertemuan strategis lintas Perguruan Tinggi Keagamaan
Islam Negeri (PTKIN) ini dilangsungkan di Ruang Rapat Lt. 3 Gedung Dr. (HC) Ir.
Soekarno, Rektorat UIN Maulana Malik Ibrahim.
Delegasi FISHUM dipimpin langsung
oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Ambar Sari Dewi, S.Sos., M.Si., Ph.D.,
beserta Kepala Bagian Tata Usaha, Pengendali Sistem Mutu Fakultas (PSMF),
jajaran Pengendali Sistem Mutu Program Studi (PSMP), dan tenaga kependidikan.
Kunjungan ini disambut hangat oleh Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum LPM UIN Maulana
Malik Ibrahim, Dr. Abdussakir, M.Pd.
"Kami sangat senang dan
menyambut baik kedatangan bapak dan ibu dari FISHUM UIN Sunan Kalijaga. Semoga
silaturahmi akademik ini dapat menjadi wadah untuk saling bertukar pengalaman
yang membawa kemajuan bagi peningkatan mutu institusi kita bersama," ujar
Dr. Abdussakir dalam sambutannya.
Memasuki sesi inti, Staf Ahli LPM
UIN Maulana Malik Ibrahim, Rosihan Aslihuddin, S.Sos., M.A.B., membedah
implementasi tata kelola Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di kampusnya
yang membedakan wewenang penyusunan dokumen mutu antara fakultas dan
universitas agar tidak tumpang tindih. Ia juga memaparkan bagaimana siklus
Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP)
diimplementasikan secara ketat hingga ke tingkat unit kerja prodi.
Diskusi ini juga menyoroti taktik
operasional jelang akreditasi, mulai dari trik pemberian reward untuk
meningkatkan partisipasi alumni dalam tracer study, hingga pengelolaan
Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education
(OBE). Rosihan menekankan bahwa efektivitas mutu sebuah fakultas akan terlihat
dari keberhasilannya menjalankan Audit Tindak Lanjut (ATL) sebagai basis
evaluasi.
Melalui rangkaian sharing
session yang berlangsung interaktif ini, jajaran tim penjaminan mutu FISHUM
UIN Sunan Kalijaga diharapkan dapat menyerap praktik-praktik terbaik (best
practices) dari UIN Maulana Malik Ibrahim. Pemahaman taktis terkait
instrumen akreditasi, baik untuk standar LAMSPAK maupun BAN-PT, akan segera
diimplementasikan oleh tim PSMP sebagai bekal utama untuk menyukseskan target
persiapan dokumen submit akreditasi bagi enam program studi di
lingkungan fakultas. (K.Ind)