Applied Psychology Center (APC) Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (Fishum) UIN Sunan Kalijaga kembali dipercaya oleh Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Kementerian Agama RI sebagai mitra penyelenggara Tes Bakat Skolastik (TBS) Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB). Kepercayaan ini menjadi kali kedua bagi APC Fishum UIN Sunan Kalijaga dalam mendukung pelaksanaan seleksi beasiswa nasional tersebut. UIN Sunan Kalijaga menyelenggarakan kegiatan penyegaran dan penguatan kapasitas bagi lebih dari 100 pengawas yang terdiri atas dosen dan tenaga kependidikan dari berbagai fakultas serta unit kerja. Kegiatan pelaksanaan seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026, di Hotel Grand Rohan Yogyakarta. Penguatan kapasitas dan profesionalitas pengawas tersebut menjadi bagian dari komitmen universitas untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan secara profesional, akuntabel, tertib, dan berorientasi pada pelayanan peserta.
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Mochamad Sodik, menegaskan bahwa kepercayaan yang kembali diberikan oleh PUSPENMA merupakan amanah yang harus dijaga melalui peningkatan kualitas layanan.
“Kepercayaan yang kembali diberikan kepada UIN Sunan Kalijaga untuk tahun kedua harus dijawab dengan layanan yang semakin berkualitas. Sebagai pengawas, kita adalah pelayan bagi peserta. Keragaman latar belakang peserta, baik dari aspek geografis maupun kemampuan literasi digital, menuntut kesabaran, kepekaan, dan profesionalisme. Karena itu, tugas kita adalah memastikan setiap peserta dapat mengikuti proses seleksi dengan lancar dan terbebas dari berbagai kendala,” ujar Prof. Sodik.
Lebih lanjut, Prof. Sodik menyampaikan bahwa para peserta hadir dengan harapan besar untuk memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa. Oleh karena itu, pengawas tidak hanya dituntut memahami aspek teknis pelaksanaan ujian, tetapi juga mampu memberikan layanan yang ramah, sabar, dan solutif.
“Karena mereka memiliki harapan untuk dapat diterima, maka jangan sampai harapan itu pupus hanya karena kendala teknis. Mereka harus dapat mengikuti tes sebaik-baiknya. Segala kendala teknis perlu diantisipasi dan diatasi agar peserta merasa tenang dalam mengerjakan tes,” tambahnya.
Komitmen pelayanan tersebut diperkuat melalui pembekalan teknis kepada seluruh pengawas. Koordinator Pengawas, Johan Nasrul Huda, Ph.D., menekankan pentingnya tanggung jawab moral dan profesional dalam memastikan setiap peserta memperoleh informasi pelaksanaan ujian secara lengkap dan tepat waktu.
Ia mengingatkan agar seluruh pengawas memastikan peserta telah menerima informasi pelaksanaan ujian, melakukan instalasi aplikasi ujian, serta mendokumentasikan setiap proses komunikasi dengan peserta. Dokumentasi tersebut menjadi bagian dari akuntabilitas layanan, khususnya apabila di kemudian hari terdapat peserta yang menyampaikan kendala atau keberatan.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Benny Herlina memberikan penyegaran mengenai standar kepengawasan, mulai dari tahapan pra-ujian, pelaksanaan ujian, hingga pasca-ujian. Penyamaan persepsi ini dinilai penting agar seluruh pengawas memiliki standar layanan yang sama dalam mendampingi peserta selama proses seleksi berlangsung.
Sementara itu, Penanggung Jawab IT, Ervan Yogi Arifianto, M.Kom., menjelaskan secara rinci pemanfaatan dashboard pengawas sebagai instrumen pemantauan pelaksanaan ujian. Para pengawas juga diperlihatkan tampilan aplikasi dari sudut pandang peserta agar dapat memahami pengalaman pengguna dan memberikan pendampingan yang tepat ketika peserta menghadapi kendala teknis.
Kolaborasi antara penguatan kompetensi sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi informasi tersebut mencerminkan kesiapan UIN Sunan Kalijaga dalam mendukung penyelenggaraan seleksi berskala nasional. Kepercayaan yang kembali diberikan oleh PUSPENMA menjadi pengakuan atas tata kelola kelembagaan yang semakin matang, didukung oleh sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Melalui penyelenggaraan Tes Bakat Skolastik BIB, UIN Sunan Kalijaga tidak hanya menjalankan peran sebagai mitra pelaksana seleksi, tetapi juga turut berkontribusi dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat. Komitmen menghadirkan layanan yang berkualitas, inklusif, dan humanis menjadi bagian dari kontribusi universitas dalam mendukung lahirnya generasi unggul melalui Program Beasiswa Indonesia Bangkit maupun Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB).