Kunjungi FISHUM, KPK Ingin Jalin Kerjasama Menumbuhkan Semangat Anti Korupsi

Memiliki semangat Anti Korupsi memang menjadi elemen penting bagi seluruh masyarakat Indonesia. Semangat Anti Korupsi tidak hanya menjadi kewajiban bagi Lembaga Anti Korupsi seperti KPK saja. Bahkan dikalangan akademik, semangat melawan korupsi menjadi penting untuk diterapkan.
Apalagi dalam dunia pendidikan, internalisasi dalam proses belajar mengajar menjadi proses yang efektif untuk menanamkan semangat Anti Korupsi. Sehingga, generasi penerus bangsa dari kalangan mahasiswa, mampu membawa bangsa ini kepada bangsa yang cerdas, berintegritas dan Anti Korupsi.
Menanggapi hal ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kunjungan ke Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga (Senin, 22 Mei 2017). Bertempat di Ruang Sidang lantai II FISHUM, kunjungan ini membicarakan terkait beberapa hal. Antara lain ialah kerjasama antara KPK dan FISHUM untuk menumbuhkan semangat Anti Korupsi, baik melalui seminar maupun pendidikan Anti Korupsi serta yang terpenting ialah pendidikan Politik yang baik.
“Kedepannya kita harus melakukan pencegahan melalui politik. Kami perlu menggandeng kampus karena kampus berperan besar dalam menyebarkan keilmuan. Terutama nanti kami akan kembangkan keilmuan terkait semangat Anti Korupsi,” Ujar David Sepriwasa selaku Koordinator Program Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat.
Pencegahan melalui politik ini salah satunya ialah edukasi bagaimana berpolitik yang cerdas dan berintegritas. Mulai dari Recruitmen Parpol, Kode Etik Parpol, serta Pendidikan Politik. Titik tekan masalah korupsi akan dilihat secara keseluruhan. Dari Hulu ke Hilir.
Menurutnya lagi, hubungan antara KPK dan FISHUM sebenarnya sudah terjalin cukup lama. Apalagi beberapa mahasiswa FISHUM sudah menjadi aktifis Anti Korupsi. Antara lain, Gerakan Pemuda Melawan Korupsi (GMPK) DIY dan Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) yang merupakan sayap dari KPK.
Dalam hal ini, Dekan FISHUM Dr. Mochamad Sodik mengapresasi adanya kerja sama yang nantinya akan terjalin antara FISHUM dengan KPK. “Kami justru ingin lebih dekat dengan KPK untuk bisa belajar dengan kami. Kolaboratif dengan seluruh elemen di lingkungan FISHUM. Kekuatan lembaga itu apabila ia banyak berjejaring. Oleh begitu, saya gembira, kita bisa belajar isu-isu cerdas berintegritas.
Menurut catatan kegiatan Fakultas, beberapa kegiatan Anti Korupsi telah diselenggarakan oleh FISHUM. Salah satunya kegiatan Seminar Nasional Anti Korupsi yang diselenggarakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FISHUM pada tanggal 11 April 2017 lalu. Seminar Anti Korupsi ini dihadiri langsung oleh Irjen. Pol. (Purn) Basaria Panjaitan selaku pimpinan KPK. (tri)