Evaluation of Implementation OBE (Out Came Base Education) Curriculum tahun 2024

Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga menyelenggarakan evaluasi dari Implmentasi kurikulum OBE (Out Came Base Education). Kegiatan ini berlangsung Hari/Tanggal: Kamis, 14 Maret 2024, bertempat di Hotel Grand Rohan Yogyakarta.

Hadir dan memberikan sambutan Dr. Mochamad Sodik, S.Sos., M.Si. selaku Dekan FISHUM. Dalam paparannya, beliau menceritakan bagaimana transformasi kurikulum di UIN Sunan Kalijaga dari tahun ke tahun. “Kalau saya refleksikan, alumni UIN (IAIN) itu hebat-hebat dahulu. Mungkin karena kuliahnya lama-lama. Namun saat ini, aturan menjadi berubah. Kuliah empat tahun selesai. Bahkan banyak yang cumlaude. Disisi lain, saat mereka ke lapangan, mahasiswa kebingungan menghadapi realitas,” paparnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa pada akhirnya kurikulum MBKM secara substansi menarik apabila diimplementasikan dengan serius. Dengan MBKM ada pesan yang kuat bahwa SKS tidak boleh terlalu banyak. Hal ini perlu direfleksikan ulang. Misalnya ada pembatasan-pembatasan dalam memberikan SKS.

“Kita seharusnya menjadi pionir MBKM yang sesungguhnya. Bagaimana kita (dosen) mampu menjadikan mahasiswa/i seperti profil prodi dan seperti yang diharapkan. Sehingga mampu memberikan kemaslahatan dan kemanfaatan,” jelasnya.

Forum kali ini menghadirkan Dr. Tyas Retno Wulan, S.Sos., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FISIP Universitas Jenderal Soedirman dan Wakil Ketua 1 APSSI (Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia) sebagai narasumber.

Pada pemaparan awal, beliau menggambarkan bagaimana proses mengembangkan kurikulum. Menurut beliau, penting untuk menyusun profil terlebih dahulu untuk bisa menurunkannya. Ada beberapa hal yang perlu di perbaiki pada kurikulum OBE Prodi Sosiologi. Misalnya belum terlihat interasi MBKM dengan kurikulum secara detail. Belum terlihat upaya integrasi MBKM dengan Tugas Akhir.

Dalam RPS (dipilih secara acak) belum menceriminkan OBE dari asesmen dan komposisi penilaian belum terlihat detail. Beliau memberikan masukan untuk Prodi Sosiologi bisa memastikan semua Mata Kuliah mendorong tercapainya CPL. Misalnya CPL 4, maka Mata Kuliah yang mendukung kira-kira apa?

Setelah pemaparan, dilajutkan dengan sesi diskusi tanya jawab oleh dosen. Forum kali ini dimoderatori oleh Dwi Nur Laela Fithriya, S.IP., M.A. Dosen Prodi Sosiologi FISHUM UIN Sunan Kalijaga. (tri)